Tak Pecat Gibran yang Jadi Cawapres Prabowo, Ini Alasan PDIP

Pikiranriau.com - Kamis, 26 Oktober 2023 23:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: getimagesize(https://www.pikiranriau.com/cdn/uploads/images/202310/_978_Tak-Pecat-Gibran-yang-Jadi-Cawapres-Prabowo--Ini-Alasan-PDIP.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 169

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 170

pikiranriau.com -Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menjelaskan alasan partainya tak berhentikan Wali Kota Solo sekaligus kader partainya, Gibran Rakabuming Raka, usai menjadi cawapres Prabowo Subianto. Basarah menyinggung soal etika politik jika sudah berseberangan dengan partai maka publik menilai tokoh tersebut keluar.

"Bagi PDI Perjuangan kalau pertanyaannya kenapa tidak diberhentikan? Maka sesungguhnya dalam konteks etika politik rakyat telah menganggap Gibran keluar dari PDIP, kita bisa lihat dari tanggapan-tanggapan masyarakat tentang hal ini," kata Basarah di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2023).

Basarah mengatakan tanpa harus diberhentikan rakyat telah menganggap Gibran keluar dari PDIP. Sikap Gibran dinilai sudah berseberangan dengan partai.

"Jadi tanpa harus diberhentikan secara resmi sebenarnya rakyat telah menganggap Mas Gibran keluar dari PDIP karena telah mengambil keputusan keluar dari dari garis politik partai yang resmi," ujar Basarah.

Basarah menunggu upaya baik dari Wali Kota Solo tersebut setelah memutuskan sebagai cawapres Prabowo Subianto yang berbeda dengan partainya. Ia menyebut di setiap partai ada aturan mainnya.

"Ya kita lihat bagaimana etika politik Mas Gibran untuk namanya menunjukkan iktikad baiknya ketika dia secara resmi mengambil keputusan yang berbeda dari garis-garis politik resmi partai, yaitu mengusung Mas Ganjar dan Prof Mahfud Md," sambungnya.

Gibran Mestinya Mengundurkan Diri

Basarah menegaskan lantaran langkah yang diambil Gibran berbeda dengan partai maka dengan sendirinya dia keluar dari PDIP. Basarah mendesak Gibran untuk mengundurkan diri.

"Maka setelah dia mengambil sikap, mengambil keluar dari aturan resmi partai, yang tersisa dari Mas Gibran itu adalah sebuah etika politik. Harusnya dia mengundurkan diri secara resmi ketika dia mengambil keputusan keluar dari keputusan PDIP melalui hak prerogatif Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri," pungkasnya.

Adapun Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon ke KPU. Kedua pasangan ini juga telah melakukan tes pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto.( Sumber : detikNews.com)

Editor
: Pikiranriau.com

Tag:

Berita Terkait

Nasional

PDIP Sindir RKP Jokowi Buat Prabowo: Belum Kerja, Defisit APBN Rp600 T

Nasional

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diperiksa Polisi Hari Ini

Nasional

PDIP Minta Jokowi Setop Tapera: Jangan Rakyat Kecil Biayai Hal Besar

Nasional

PDIP Kritik Tapera Potong Gaji Karyawan: Untuk Sehari-hari Saja Sulit

Nasional

Polisi: Tak Ada Anak Pejabat Terlibat dalam Pembunuhan Vina

Nasional

DPD PDIP Sebut Ahok Siap Maju di Pilgub Sumut 2024