Apartemen di Rusia Runtuh Kena Rudal Ukraina, 15 Tewas

Pikiranriau.com - Senin, 13 Mei 2024 18:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: getimagesize(https://www.pikiranriau.com/cdn/uploads/images/202405/_3417_Apartemen-di-Rusia-Runtuh-Kena-Rudal-Ukraina--15-Tewas.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 169

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 170

pikiranriau.com-Sebuah apartemen Rusia runtuh terkena rudal Ukraina pada Minggu (12/5/2024). Akibatnya, sedikitnya 15 orang tewas. Serangan rudal itu menjadi salah satu serangan mematikan dari Ukraina di wilayah Belgorod. Menurut pejabat Rusia, serangan itu melibatkan rudal balistik Tochka dan sistem peluncuran roket ganda Adler dan RM-70 Vampire (MLRS). Kementerian Darurat Rusia mengatakan pada Senin (13/5/2024) pagi bahwa 15 orang tewas ketika bangunan itu runtuh.

Gubernur wilayah tersebut, mengatakan bahwa empat orang lagi tewas pada hari Minggu dalam serangan terpisah yang dilakukan Kyiv.

Dua puluh tujuh orang terluka pada hari Minggu dalam berbagai serangan, kata Gladkov melalui aplikasi pesan Telegram. Belum ada komentar langsung dari Ukraina terkait serangan itu. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, setidaknya 12 rudal terlibat dalam serangan di Belgorod, yang disebutnya sebagai serangan terhadap daerah pemukiman. "Fragmen salah satu rudal Tochka-U yang jatuh merusak sebuah gedung apartemen di kota Belgorod," kata kementerian itu, dikutip dari Reuters.

Sedangkan rekaman dari tempat kejadian menunjukkan setidaknya 10 lantai bangunan itu runtuh. Kemudian, ketika layanan darurat menjelajahi puing-puing untuk mencari korban selamat, atap runtuh dan orang-orang berlarian menyelamatkan diri, debu dan puing-puing berjatuhan di belakang mereka.

Kremlin mengatakan Presiden Vladimir Putin telah diberi pengarahan mengenai serangan tersebut. Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa penargetan warga sipil dan infrastruktur sipil adalah tindakan kriminal. Kyiv mengatakan bahwa menargetkan infrastruktur militer, transportasi dan energi Rusia melemahkan upaya perang Moskwa.

Selain itu, ini juga merupakan jawaban atas serangan mematikan yang tak terhitung jumlahnya yang dilakukan Rusia terhadap infrastruktur sipil dan kawasan pemukiman di wilayah Ukraina. ( Sumber : Kompas.com)

Editor
: Pikiranriau.com

Tag:

Berita Terkait