Bondol Teman Pegi Kasus Vina Cirebon Diperiksa Polisi Hari Ini

Redaksi - Jumat, 31 Mei 2024 15:29 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: getimagesize(https://www.pikiranriau.com/cdn/uploads/images/202405/_7240_Bondol-Teman-Pegi-Kasus-Vina-Cirebon-Diperiksa-Polsi-Hari-Ini.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 169

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 170

pikiranriau.com- Salah satu teman Pegi Setiawan, Suharsono alias Bondol, dipanggil polisi untuk dimintai keterangan terkait tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Sebelumnya, Bondol mengaku dia bersama dua rekannya lagi yakni Suparman dan Ibnu, sudah mengantongi surat pemanggilan untuk dimintai keterangan Ditreskrimum Polda Jabar. Bondol, Suparman, dan Ibnu sama-sama berprofesi seperti Pegi yakni sebagai kuli atau buruh bangunan.

"Kami terima surat panggilan ini kemarin (Selasa) kira-kira sorean baru saya terima," kata dia, Rabu (29/5) seperti dikutip dari detikJabar.

Dalam surat it, kepolisian meminta ketiganya untuk datang dan memberikan keterangan terkait kasus yang saat ini membelit Pegi Setiawan, Jumat (31/5).

"Isi suratnya sih minta kami datang ke sana (Polres Cirebon Kota) buat kasih keterangan," ungkapnya.

"Saya akan berikan kesaksian apa adanya, apalagi waktu kejadian Pegi itu enggak ada di sini (Cirebon). Saya yakin Pegi bukan pelaku apalagi dituduh jadi otak dari kasus ini," imbuhnya kala itu.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui bagaimana dan apa hasil pemeriksaan Bondol dan dua rekan Pegi lainnya tersebut di kantor polisi.

Sebelumnya, Bondol memberikan keterangan dirinya meyakini Pegi bukan pelaku pemerkosaan hingga pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eky, di Cirebon pada 2016 silam.

Teman Pegi lainnya, Suparman juga meyakini jika tuduhan terhadap Pegi Setiawan yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka tidak benar. Pasalnya saat kejadian peristiwa tersebut Pegi Setiawan alias Perong tidak berada di Cirebon.

"Saya yakin betul kalau Pegi bukan pelaku, soalnya ditanggal kejadian itu ya Pegi posisinya nggak di Cirebon," kata dia.

Sebelumnya, Polda Jabar menetapkan Pegi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina. Polisi pun menegaskan Pegi adalah pelaku dari kasus yang terjadi di Cirebon 2016 lalu, dan sempat buron hingga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama delapan tahun.

"Kita yakinkan bahwa PS adalah ini. kita sudah menyita sejumlah dokumen terkait dengan identitas, baik KK maupun ijazah. Kita yakinkan bahwa ini adalah PS alias Pegi Setiawan," kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan, Minggu (26/5).

Surawan juga merespons pernyataan bahwa Pegi adalah korban salah tangkap dan dinarasikan sengaja dikorbankan. Menurut Surawan, setelah didalami, hanya Pegi yang menjadi DPO dari kasus pembunuhan Vina Cirebon.

"Perlu saya sampaikan di sini bahwa tidak ada anak pejabat terlibat di sini. Kami sangat koperatif dan transparan terkait penyidikan ini. DPO ya hanya satu, yaitu PS," tuturnya.

"Terkait apapun yang disampaikan, ya itu terserah, silakan. Kami tetep berpengan atau berpatokan pada fakta penyidikan, jadi kita tidak berasumsi apapun di medsos terhadap penyelidikan yang kita lakukan. Kkita berpedoman kepada fakta bukan asumsi," tegasnya. Sumber ( CNNindonesia.com)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Pegi Setiawan Bebas, Ahli Sebut Korban Salah Tangkap Dapat Ganti Rugi

Hukrim

Linda Teman Vina Diperiksa Polisi, Ngaku Tak Kenal dengan Pegi Setiawan

Hukrim

Pegi Tersangka Pembunuh Vina Terancam Hukuman Mati!

Hukrim

Pegi Tersangka Pembunuhan Vina: Saya Rela Mati, Tak Pernah Membunuh

Hukrim

Ibu Pegi Hingga Kades Buka Suara Soal Tersangka Kasus Vina Cirebon

Hukrim

Pegi Alias Perong Buron Kasus Vina Cirebon Ditangkap di Bandung