Tanah Datar Perpanjang 14 Hari Masa Tanggap Darurat Banjir Sumbar

Redaksi - Sabtu, 25 Mei 2024 20:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: getimagesize(https://www.pikiranriau.com/cdn/uploads/images/202405/_7309_Tanah-Datar-Perpanjang-14-Hari-Masa-Tanggap-Darurat-Banjir-Sumbar.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 168

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 169

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/pikiran1/public_html/amp/detail.php on line 170

pikiranriau.com-Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, memperpanjang masa tanggap darurat banjir bandang dan banjir lahar dingin selama 14 hari, karena 10 orang korban belum ditemukan.

Seharusnya, masa tanggap darurat berakhir hari ini, Sabtu (25/5). Namun melihat kondisi di lapangan, masa tanggap darurat diperpanjang hingga 8 Juni mendatang.

"Benar. Sesuai kesepakatan kita semua, maka masa tanggap darurat diperpanjang 14 hari lagi, terhitung mulai tanggal 26 Mei hingga 8 Juni 2024," kata Bupati Tanah Datar Eka Putra kepada CNNIndonesia.com.

Ia mengatakan pada dua minggu pertama banyak hal yang sudah dilakukan, termasuk mencari dan evakuasi korban. Namun waktunya belum cukup, karena hingga kini masih ada 10 korban yang hilang.

"Total korban yang masih dicari ada 10 orang. Pencarian masih dilakukan sampai hari ini," kata Eka.

BNPB Catat Korban Meninggal Banjir Bandang di Sumbar Jadi 62 Orang

Hingga Sabtu (25/5), total korban banjir bandang dan banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar yang sudah ditemukan dan dievakuasi, berjumlah 32 orang.

Pencarian diperluas hingga ke Kabupaten Sijunjung yang lokasinya berbatasan dengan Kuantan Singingi, Riau. Jarak antara Kabupaten Tanah Datar hingga Sijunjung dan Kuantan Singingi hampir 100 kilometer.

Perluasan area pencarian tersebut dilakukan menyusul ditemukannya empat jasad di daerah itu beberapa hari lalu.

Sumber : CNNiNdonesia.com

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait